Ellysa Suki
Penulis tak di kenal dan penikmat kopi
Wednesday, 18 August 2021
Peringatan Kemerdekaan Keluarga Batih .
Tuesday, 22 June 2021
PSM Ada Untuk Anda .
Monday, 21 June 2021
Perempuan Di Ujung Malam .
Tuesday, 9 February 2021
BATIH
Apa itu Batih ?Batih (dalam bahasa jawa :keluarga inti )yang terdiri dari Bapak , Ibu dan anak .Batih sendiri lebih menekankan pada sikap melayani antar anggota keluarga . Pelayanan kasih sebagai orangtua pada anak , pun sebaliknya pelayanan anak terhadap orangtua .
Lantas kenapa Batih semakin meluas cakupannya ? Tidak hanya keluarga inti tapi mencakup lingkungan antar tetangga , saudara bahkan masyarakat luas . Di tengah pandemi yang kita semua belum tahu ujungnya , Batih merasa terpanggil untuk memberikan sesuatu yang besar pengaruhnya terhadap masyarakat tentunya . Banyaknya karyawan yang di rumahkan bahkan di PHK , para pedagang , petani dan semua aspek pekerja yang terimbas covid-19 .
Langkah kecil yang bisa di lakukan yaitu mengadakan "jumat berkah " . Yang mana kegiatan ini berlangsung pada hari jumat tentunya . Dengan berbagi nasi kotak pada mulanya , sekarang bisa berbagi kebutuhan pangan semisal sayuran dan lauk . Loh ? Dari mana bahan - bahan itu kita dapat? Ya , dari segelintir orang yang (merasa lebih) dan mau untuk berbagi dengan orang lain . Di sini tidak ada paksaan , iuran bahkan pengumpulan dana . Kegiatan ini murni dari kesadaran diri untuk berbagi di tengah pandemi .Kita semua tahu di masa sulit yang semua orang terkena imbasnya , tentu berbagi adalah hal yang sangat jarang bisa di lakukan dari kita sebagai " manusia" yang masih ada "Aku" yang selalu ingin di akui keberadaan serta eksistensinya sebagai makhluk sosial .
Ke depan , menurut Adib sebagai penggagas " Batih " tidak hanya melakukan aksi sosial dalam lingkup tertentu .Tapi akan meluas di berbagai tempat serta lingkungan di kota Blitar . Baik kota maupun pelosok . Bahkan sangat berharap ke seluruh pelosok negeri .
Sebuah kesadaran saling membantu , saling merasa mampu dan di mampukan harus kita biasakan dari lingkup terkecil yaitu keluarga / Batih . Betapa indahnya berbagi jika tumbuh dari kesadaran setiap orang . Betapa hidup akan sangat mudah jika tidak adalagi ke "Akuan " yang selalu ingin di akui .
Batih ,semoga bukan hanya filosofi kosong yang di gaungkan saat di butuhkan , di sanjung saat bisa berada paling ujung . Namun bisa menjadi kebiasaan kecil yang bermanfaat besar . Karena kodrat manusia yang sesungguhnya adalah pelayan yang bisa melayani juga di layani .
Sunday, 7 April 2019
Untukmu " Jokowi "
Terima kasih , telah mengingatkan kami
Terima kasih , telah menjaga percaya ini
Terima kasih , telah membangunkan mimpi kami
Yang selama ini beku .
Adamu sangat kami butuhkan
Hadirmu amat kami harapkan
Tetaplah menggandeng tangan kami
Agar pergi segala ragu , biar kami percaya
Kami pun bisa menjadi pemimpin negeri ini kelak .
Biar kami para generasi tidak lagi gengsi
Tentang mimpi kami untuk maju
Tentang cita kami untuk selalu bangga pada Indonesia
Darimu kami belajar , arti sabar
Darimu kami dapatkan teladan tentang ikhlas .
Darimu kami belajar , bekerjalah tanpa meminta balas .
Dan , untukmu kami persembahkan
Doa terbaik .
.
Titik Balik
Kepergiannya menyisakan begitu banyak cerita
Kepergiannya meninggalkan banyak tanya , untukku .
Tentang hidup......
Menjadi ibu.....
Dan tentang cinta .
Empat tahun kepergiannya belum juga mampu menghapus duka yang kadang masih saja setia menyapa .Aaah... apa kamu pikir aku ingin melupakan begitu saja ?tentu tidak . Meski saat ada dan dalam kebersamaan tidak selalu memberi cerita indah . Kamu pikir hidup harus indah dan senang melulu ?
Kamu pikir aku pintar dan kuat menjalani hidup yang kadang sungguh tidak bersahabat ini , kawan ? Bila itu yang kamu pikir , kamu hebat ! Loh kok hebat ? Iya , karena kmu cuma pengamat hehehe.
Aku pun dulu berpikir hidup itu enak , saat hari - hariku hanya berkutat dengan buku , sekolah yang penuh teori dan saat berbuat apapun tanpa pernah memikirkan resiko " berantem " salah satu contohnya hahahhah. Cewek berantem ? Hal tabu mungkin bagi sebagian orang , tapi sebodo teing . Masa remaja gitu , wajar hehehehe .
Waktu terus berjalan tanpa aku punya kuasa sedetikpun . Dan aku mulai mengerti , sebatas mengerti tentang hidup dan tetangganya yaitu masalah serta solusi .
Aku pernah jatuh cinta pun pernah harus melepas cinta yang memang bisa membuat kita gila .
Aku pernah memilik juga kehilangan .Aku pernah sakit dan sulit untuk bangkit .Hidup yang tidak selalu seperti mau kita , bagaimana aku bisa tetap survive ?
Ibu......
Aku bukan sosok anak yang dekat dengan bapak ataupun ibu .Meski perhatian dan kasih sayang mereka tidak pernah terlewat .Dulu mereka berpikir aku anak yang egois tingkat himalaya . Karena aku merasa sendiri itu lebih nyaman daripada ngumpul rame - rame .Kenapa di sini aku sebut ibu ?
Sejak kanker menyapa hidup ibu , semua berubah . Lambat tapi penuh kepastian . Dan aku mulai menyadari di butuhkan sebuah kesadaran penuh untuk menerima keadaan ibu yang tidak lagi sempurna . Bersiap pula bila nanti akhirnya ibu harus pergi .
Keadaan inilah merupakan titik balik . Dari aku yang penuh keakuan , ingin diakui , di mengerti menjadi aku . Cukup aku bisa menerima , mengerti ,dan memahami tujuan hidup yang sebenarnya aku ingin bukan yang oranglain inginkan . Be happier adalah pilihanku detik itu dan sampai saat ini . Hidup kita ada di pikiran kita , untuk apa kwatir yang berlebihan dan takut jadi omongan orang ?


