Apa itu Batih ?Batih (dalam bahasa jawa :keluarga inti )yang terdiri dari Bapak , Ibu dan anak .Batih sendiri lebih menekankan pada sikap melayani antar anggota keluarga . Pelayanan kasih sebagai orangtua pada anak , pun sebaliknya pelayanan anak terhadap orangtua .
Lantas kenapa Batih semakin meluas cakupannya ? Tidak hanya keluarga inti tapi mencakup lingkungan antar tetangga , saudara bahkan masyarakat luas . Di tengah pandemi yang kita semua belum tahu ujungnya , Batih merasa terpanggil untuk memberikan sesuatu yang besar pengaruhnya terhadap masyarakat tentunya . Banyaknya karyawan yang di rumahkan bahkan di PHK , para pedagang , petani dan semua aspek pekerja yang terimbas covid-19 .
Langkah kecil yang bisa di lakukan yaitu mengadakan "jumat berkah " . Yang mana kegiatan ini berlangsung pada hari jumat tentunya . Dengan berbagi nasi kotak pada mulanya , sekarang bisa berbagi kebutuhan pangan semisal sayuran dan lauk . Loh ? Dari mana bahan - bahan itu kita dapat? Ya , dari segelintir orang yang (merasa lebih) dan mau untuk berbagi dengan orang lain . Di sini tidak ada paksaan , iuran bahkan pengumpulan dana . Kegiatan ini murni dari kesadaran diri untuk berbagi di tengah pandemi .Kita semua tahu di masa sulit yang semua orang terkena imbasnya , tentu berbagi adalah hal yang sangat jarang bisa di lakukan dari kita sebagai " manusia" yang masih ada "Aku" yang selalu ingin di akui keberadaan serta eksistensinya sebagai makhluk sosial .
Ke depan , menurut Adib sebagai penggagas " Batih " tidak hanya melakukan aksi sosial dalam lingkup tertentu .Tapi akan meluas di berbagai tempat serta lingkungan di kota Blitar . Baik kota maupun pelosok . Bahkan sangat berharap ke seluruh pelosok negeri .
Sebuah kesadaran saling membantu , saling merasa mampu dan di mampukan harus kita biasakan dari lingkup terkecil yaitu keluarga / Batih . Betapa indahnya berbagi jika tumbuh dari kesadaran setiap orang . Betapa hidup akan sangat mudah jika tidak adalagi ke "Akuan " yang selalu ingin di akui .
Batih ,semoga bukan hanya filosofi kosong yang di gaungkan saat di butuhkan , di sanjung saat bisa berada paling ujung . Namun bisa menjadi kebiasaan kecil yang bermanfaat besar . Karena kodrat manusia yang sesungguhnya adalah pelayan yang bisa melayani juga di layani .

No comments:
Post a Comment
Silahkan tinggalkan komentar Anda...
1. Berkomentarlah yang relavan dengan bahasa yang sopan.
2. Dilarang komentar yang mengandung unsur SARA
3. No Spam No live link