Berbicara tentang asuransi , selain asuransi kesehatan , masyarakat Indonesia juga akrab dengan Asuransi Pendidikan . Inti dari produk asuransi pendidikan adalah memberikan jaminan bahwa dana pendidikan si anak akan tetap aman ketika orangtua atau yang menanggung biaya pendidikan anak meninggal dunia .Namun ,tahukah anda , perencanaan keuangan jarang merekomendasikan produk ini ? Asuransi pendidikan dinilai sulit mengejar target dana pendidikan , mengingat inflansi dana pendidikan yang sangat tinggi .Misalnya , untuk jenis endowment. Target dananya pasti karena produk ini lebih mirip tabungan . Imbal hasil yang diberikan tidak mampu melawan inflasi dana pendidikan. Hal ini dikarenakan inflasi dana pendidikan jauh diatas imbal hasil produk tabungan .Demikian juga untuk produk jenis unitlink .Seperti yang dijelaskan Budi Raharjo , seorang perencana keuangan One consulting.Untuk mengantisipasi dana pendidikan ,alangkah baiknya orangtua memutar dana di reksa dana saham atau saham . Dua produk investasi ini dinilai bisa mengalahkan laju inflasi .Untuk proteksi , anda bisa membeli produk asuransi pendidikan atau pun asuransi jiwa secara terpisah . Produk terpisah memang memerlukan perhatian lebih . Tapi apa salahnya jika hasilnya jauh lebih maksimal .
No comments:
Post a Comment
Silahkan tinggalkan komentar Anda...
1. Berkomentarlah yang relavan dengan bahasa yang sopan.
2. Dilarang komentar yang mengandung unsur SARA
3. No Spam No live link